ALINEA BERITA - Pertahanan Ukraina merasa kewalahan setelah mendapat serangan secara masif dari pasukan Rusia di wilayah Donetsk Timur.
Sehingga membuat pihak Ukraina mengeluh karena minimnya senjata sebagai alat pertahanan mereka.
Menurut Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa Rusia akan terus melancarkan serangan di tiga wilayah mereka, yaitu Bakhmut, Vuhledar, dan sektor lain di wilayah Donetsk.
Baca Juga: KPK Berhasil Tangkap 17 Buronan, Salah Satunya Mantan Panglima GAM
"Situasinya sangat sulit. Bakhmut, Vuhledar, dan sektor lain di wilayah Donetsk. Ada serangan Rusia terus-menerus. Ada upaya terus-menerus untuk menembus pertahanan kami," kata Zelenskiy sebagaimana dilansir dari Reuters.
Dari serangan tersebut, pihak Ukraina harus menyediakan senjata untuk pasokan pertahanan mereka melawan gempuran dari Rusia.
"Rusia ingin perang berlarut-larut dan menghabiskan pasukan kita. Jadi kita harus menyediakan waktu untuk senjata kita. Kita harus mempercepat peristiwa, mempercepat pasokan, dan membuka opsi senjata baru untuk Ukraina," tukasnya.
Selain itu, Zelenskiy menyerukan kepada negara koalisinya untuk mengirimkan senjata kepada mereka.
Artikel Terkait
Kemenag Usulkan Biaya Haji Rp69 Juta, Berikut Rincian dan Alasannya
Puji Pembacaan Pledoi Richard Eliezer, Mahfud MD: Saya Berdoa Semoga Kamu Mendapat Hukuman Ringan
Respon Mahasiswa UI Jadi Tersangka Meski Sudah Tewas, Polda Metro Jaya: Dia Lalai Saat Berkendara
Mahasiswa UI Tewas Setelah Tabrakan dengan Pensiunan Polri, Kemal Palevi: Pensiunan yang Masih Punya Kuasa
Korlantas Polri Sebut Syarat Bikin SIM C1 Minimal Punya SIM C Setahun
5 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Manado
KPK Berhasil Tangkap 17 Buronan, Salah Satunya Mantan Panglima GAM